Profil

Sejarah Berdirinya SMK Pemuda Krian

SMK PEMUDA KRIAN berdiri sejak tahun 1972 atas inisiatif dari bapak Sri Soeparto SH. dan bapak Drs. H. Mas’ud Dimyati. MM.

Saat SMK PEMUDA didirikan belum ada yayasan yang memayunginya. Setelah siswa-siswa kelas tiga akan menghadapi ujian, barulah diupayakan memenuhi syarat pendirian lembaga yaitu harus mempunyai akta yayasan sendiri. Akhirnya bapak Mas’ud berinisiatif untuk menyerahkan lembaga ini ke Muhammadiyah.

Akhirnya pada tahun 1975 diserahkanlah lembaga ini ke Muhammadiyah. Nama “Pemuda” oleh ketua pimpinan wilayah Muhammadiyah Jatim H. Anwar Zain dianggap sebagai singkatan dari “Pendidikan Muhammadiyah Dunia Akhirat.”

Pada awal berdirinya, SMK PEMUDA KRIAN belum mempunyai gedung sendiri dan masih menyewa gedung milik keluarga almarhum H. Abdul Latif. Seiring dengan berjalannya waktu, pengurus mengupayakan untuk membeli tanah sawah 5 bagian di wilayah Kemangsen. Selanjutnya tanah tersebut dijual dan dibelikan tanah di wilayah Jeruk Gamping dan Mojosantren.

Berikutnya, tanah di Jeruk Gamping dijual kepada yayasan perguruan Al-Islam yang sekarang ditempati dan dipakai oleh SMA Al-Islam Krian. Lalu dana hasil penjualan tanah tadi, ditambah dengan dana bantuan dari pemerintah, digunakanlah untuk membangun gedung sekolah di atas tanah di Mojosantren. Saat itu yang pertama kali dibangun hanyalah 10 kelas saja.

Gedung pertama SMK PEMUDA KRIAN terletak di Jl. Raya Kemangsen Krian. Pada pagi hari gedung tersebut digunakan oleh SMP Al-Islam Krian dan di siang hari secara bergiliran digunakan oleh SMK PEMUDA KRIAN.

Saat pertama kali berdiri, nama lembaga ini bukanlah SMK PEMUDA KRIAN, tapi SMEA PEMUDA (Pemuda Muhammadiyah). Perubahan nama tersebut berganti seiring perkembangan zaman. Dan saat itu, SMK PEMUDA KRIAN hanya mempunyai 18 siswa dengan 8 orang guru.

SMK PEMUDA KRIAN merupakan sekolah yang didirikan oleh beberapa tokoh muslim Krian pada masa lalu. Lima orang pendiri SMK PEMUDA KRIAN antara lain:

  1. H. Mas’ud Dimyati
  2. H. Sri Soeparto
  3. H. Sumadi
  4. H. Aslan
  5. Bapak Nurhadi

Tahun berganti tahun, SMK PEMUDA KRIAN semakin berkembang. Pada tahun 1975 SMK PEMUDA KRIAN sudah bisa membeli tanah persawahan di daerah Kemangsen dengan luas sekitar 3 hektar yang dibeli dengan dana dari tabungan lembaga.

Pada tahun 1982 tanah di Kemangsen tersebut dijual lalu hasilnya dibelikan tanah kembali di wilayah Kemasan yang kemudian menjadi lokasi SMK PEMUDA KRIAN hingga sekarang.

Pada tahun 1983 gedung SMK PEMUDA KRIAN mulai dibangun di Kemasan. Pada pembangunan pertama hanya terdapat 5 ruang yang kemudian berkembang menjadi puluhan ruang yang semuanya dimiliki SMK PEMUDA KRIAN. Ini semua adalah jasa dari para dermawan dan dana tabungan lembaga yang dikelola dengan baik.

Pada kelulusan pertama yakni pada angkatan tahun 1974, siswa-siswanya berhasil lulus 100%. Dengan jumlah siswa 18 orang waktu itu, pelaksanaan ujian nasional SMK PEMUDA KRIAN masih ikut bergabung dengan pelaksanaan ujian nasional di SMAN 1 Surabaya.

Kemudian pada tahun 1975 nilai kelulusan di SMK PEMUDA KRIAN mengalami penurunan. Pada saat itu pelaksanaan ujian nasional SMK PEMUDA KRIAN dilakukan dengan cara bergabung dengan pelaksanaan ujian nasional di SMAN 1 Mojokerto.

Setelah tahun 1975, SMK PEMUDA KRIAN sudah mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk mengadakan ujian nasional sendiri. Bahkan setelah itu SMA Dlangu pernah ikut bergabung dengan  SMK PEMUDA KRIAN dalam pelaksanaan ujian nasionalnya.

Tokoh-tokoh yang pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SMK PEMUDA KRIAN adalah:

  1. Drs. H. Mas’ud Dimyati
  2. Dra. Tutik Budiarti
  3. Drs. Mustofa. S, M.M.
  4. Dra. Susi Herawati, S. Pd.
  5. Drs. Moh. Yusroni
  6. Drs. Mujiono
  7. Sarwo Edi, S. Pd., M.M.

Perubahan dan pergantian kepala SMK PEMUDA KRIAN didasari oleh pergantian masa jabatan.

Sekarang SMK PEMUDA KRIAN sudah banyak mengalami perubahan dan perkembangan mulai dari yang hanya mempunyai lima ruang kelas hingga puluhan kelas, dari 18 orang murid hingga ribuan jiwa bernaung di bawah naungan SMK PEMUDA KRIAN, dari 8 orang guru hingga puluhan guru yang mengajar di sini. Bisa dibayangkan betapa pesat perkembangannya.

Mulai tahun 2009 SMK PEMUDA KRIAN membuka jurusan baru yaitu Multimedia, dan pada tahun 2011 SMK PEMUDA KRIAN membuka jurusan baru, yaitu Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Teknik Mesin Sepeda Motor.

Tahun 2011, dengan pengalaman selama puluhan tahun, SMK PEMUDA KRIAN berhasil memenuhi standar sertifikasi manajemen mutu ISO 9001-2008.

Tiga pilihan program keahlian dapat diakses masyarakat dari SMK PEMUDA KRIAN, yaitu:

  1. Akuntansi.
  2. Bisnis Pemasaran.
  3. Multimedia.

Sejak tahun 2016 SMK PEMUDA KRIAN juga dipercaya menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk bidang Akuntansi dan Multimedia dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dengan dukungan dunia usaha dan dunia industri dalam proses pembelajaran, mampulah kiranya SMK PEMUDA KRIAN membawa warga sekolah meraih tujuannya yaitu melahirkan “Generasi Yang Cerdas, Terampil dan Berakhlakul Karimah,” yang para lulusannya siap menapaki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

(Disadur kembali dari tulisan online karya Chintya fEat 3vr!5 X AK 8/Budi Sunariyanto, S.Pd.I., M.Pd.I. dengan nara sumber langsung: Drs. H. Mas’ud Dimyati, H. Sumadi, BA. dan sedikit tambahan dari tulisan Mas Emil)